Sejarah Muhammadiyah MASA KEMERDEKAAN (1942-1952)

Sejarah Muhammadiyah MASA KEMERDEKAAN (1942-1952)
Sejarah Muhammadiyah MASA KEMERDEKAAN (1942-1952)

Sejarah Muhammadiyah MASA KEMERDEKAAN (1942-1952)

Sejarah Muhammadiyah MASA KEMERDEKAAN (1942-1952)

Sejarah Muhammadiyah masa ini

Muhammadiyah dipimpin oleh Ki Bagus Hadikusuma mulai 1942 hingga 1952. Bangsa Indonesia sedang menghadapi masuknya Jepang, awal kemerdekaan dan juga mempertahankan kemerdekaan.

Oleh karena itu, kegiatan Muhammadiyah juga berfokus pada perjuangan negara seperti mempersiapkan kemerdekaan, mendirikan badan perjuangan untuk membela Republik Indonesia. Salah satunya adalah mendirikan pasukan Hizbullah Sabilillah, Majelis Syurau Muslimin Indonesia (Masyumi) dan Asykar Perang Sabil (APS).

Muhammadiyah juga berani menentang pemerintahan Jepang yang mewajibkan Seikerei (upacara memuja dewa matahari dari agama Shinto).

Ki Bagus Hadikusuma menjadi tokoh yang juga berkontribusi besar membentuk jiwa Muhammadiyah. Di bawah kepemimpinannya, lahir Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, yang berisi gagasan pokok pemikiran-pemikiran K.H Ahmad Dahlan yang digali melalui murid-muridnya.

Ki Bagus juga menjadi salah satu orang yang turut merumuskan dasar negara. Hal ini ditunjukkan melalui kehadirannya dalam BPUPKI yang kemudian menjadi PPKI. Polemik muncul saat Piagam Jakarta yang salah satu isinya “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Saat itu opsir Jepang yang mewakili Indonesia Timur meminta kata tersebut dihapuskan karena bisa menyebabkan Indonesia Timur memisahkan diri dari Indonesia. Di situlah, Ki Bagus Hadikusumo tetap bersikukuh mempertahankan sila tersebut dan menggantinya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.


Sumber: https://www.twittsev.com/2020/04/24/carnivores-apk/

Comments are closed.