RINGKASAN MATERI EKONOMI SEMESTER DUA KELAS X

RINGKASAN MATERI EKONOMI SEMESTER DUA KELAS X
ekonomi 1

RINGKASAN MATERI EKONOMI SEMESTER DUA KELAS X

ekonomi 1

 

  1. Pengertian Dan Pembagian Ilmu Ekonomi

Berikut adalah pengertian ilmu ekonomi menurut para ahli ekonomi.

  1. Menurut Pamuel Samuelson, ilmu ekonomi adalah suatu budang studi bagaimana orang-orang dan masyarakat membuat pilihan dengan atau tanpa penggunaan uang dengan menggunakan sumber-sumber daya yang terbatas tetapi dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikannya untuk keperluan sekarang dan di masa akan datang kepada berbagai orang dan golongan masyarakat.
  2. Menurut Mankiw, ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana masyarakat mengelola sumber daya yang selalu terbatas dan langka.

Secara umum, ilmu ekonomi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana manusia memenuhi kebutuhan hidupnya yang bersifat tidak terbatas dengan jumlah alat pemuas kebutuhan yang bersifat terbatas.

Ilmu ekonomi dibagi menjadi beberapa bagian yaitu sebagai berikut.

  1. Ekonomi Deskriptif

Ekonomi deskriptif adalah bagian dari ilmu ekonomi yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu Negara atau daerah pada suatu masa tertentu.

  1. Teori Ekonomi

Toeri ekonomi adalah ilmu yang menganalisis tentang hubungan antara variable ekonomi.

  1. Teori Ekonomi Mikro

Berdasarkan pada pola dan ruang lingkup analisisnya, teori ekonomi mikro dapat dedefinisikan sebagai suatu bidang studi dalam ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian seperti penawaran, permintaan, dan harga barang/jasa. Objek penelitian teori ekonomi mikro adalah :

1)       Rumah tangga konsumsi (perorangan).

2)       Rumah tangga produksi (perusahaan).

3)       Cabang perusahaan atau industri.

Masalah dalam ekonomi mikro dapat dikelompokkan menjadi 3 pertanyaan, yaitu :

1)       Apakah jenis-jenis barang dan jasa yang harus diproduksi?

2)       Bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut?

3)       Untuk siapa barang dan jasa tersebut diproduksi?

Tiga pertanyaan tersebut terangkum dalam teori utama ilmu ekonomi mikro yaitu :

1)       Teori Harga

Menganalisis tentang interaksi antara permintaan dan penawaran barang dan jasa dalam suatu pasar, bentuk pasar, elastisitas permintaan dan penawaran, dan lainnya.

2)       Teori produksi

Menganalisis tentang masalah biaya produksi, jumlah produksi, dan tingkat produksi optimal sehingga dapat mencapai laba maksimal.

3)       Teori Distribusi

Menganalisis tentang masalah-masalah pendistribusian factor-faktor produksi, tingkat upah tenaga kerha, tingkat bunga yang harus dibayarkan kepada pemilik modal, dan tingkat keuntungan dari perusahaan.

  1. Teori Ekonomi Makro

Teori ekonomi makro mempelajari totalitas atau keseluruhan masalah-masalah dalam kegiatan perekonomian. Ringkasnya, masalah utama ekonomi makro yang dihadapi suatu negara adalah masalah pertumbuhan ekonomi, masalah ketidakstabilan kegiatan ekonomi, masalah pengangguran, inflasi, ketimpangan neraca pembayaran, dan perdagangan.

  1. Ekonomi Terapan

Adalah bagian dari cabang ekonomi yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi.

  1. Permasalahan Ekonomi Negara Berkembang
  2. Rendahnya Standar Hidup
  3. Pendapatan Nasional Perkapita yang rendah
  4. Distribusi pendapatan yang tidak merata
  5. Tingkat kemiskinan yang tinggi
  6. Rendahnya tingkat kesehatan
  7. Pendidikan yang tertinggal dibandingkan dengan pendidikan di negara maju
  8. Produktivitas yang rendah
  9. Tingakat Pertumbuhan Penduduk dan Tingkat Ketergantungan yang Tinggi
  10. Tingkat Pengangguran yang Tinggi
  11. Tingkat Produktivitas Pertanian yang Rendah dan Ketergantungan Pada Sektor Pertanian
  12. Sistem Hukum dan Infrastruktur yang Tidak Mapan
  13. Ketergantungan pada Dunia Internasional

Restrukturisasi Perusahaan adalah sebuah kebijakan untuk merampingkan besarnya perusahaan, baik dari segi organisasi maupun jumlah tenaga kerja dengan tujuan agar perusahaan dapat berjalan dengan lebih efisien dan menguntungkan.

  1. Masalah Globalisasi Ekonomi
  2. Masuknya Produk Negara Berkembang ke Negara Maju
  3. Masuknya Tenaga Kerja Negara Berkembang ke Negara Maju
  4. Perpindahaninvestasi Dari Negara Maju ke Negara Berkembang
  5. Krisis ekonomi Negara Berkembang
  6. Lingkungan Hidup
  7. Kebijakan Ekonomi
  8. Tujuan-Tujuan Kebijakan Ekonomi Makro
  9. Menstabilkan kegiatan ekonomi.
  10. Penggunaan tenaga kerja utuh tanpa inflasi.
  11. Menghindari masalah inflasi.
  12. Mewujudkan pertumbuhan ekonimi yang utuh.
  13. Mengukuhkan neraca pembayaran dan kurs valuta asing.
  14. Bentuk-Bentuk Kebijakan Fiskal
  15. Bentuk-bentuk kebijakan ekonomi makro, diantaranya kebijakan fiscal, kebijakan moneter, dan kebijakan segi penawaran.
  16. Bentuk-bentuk kebijakan ekonomi mikro, diantaranya kebijakan harga terandah (Floor Price) dan kebijakan harga tertinggi (Ceiling Price).

 PENDAPATAN NASIONAL

  1. Deskripsi Pendapatan Nasional
  2. Pengertian Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh factor-factor produksi yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu.

  1. Konsep Pendapatan Nasional
  2. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP)

Produk Domestik Bruto atau sering disebut Gross Domestic Product adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan seluruh warga masyarakat dalam suatu Negara (termasuk warga negara asing) dalam suatu periode tertentu.

  1. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP)

Produk Nasional Bruto (PNB) adalah jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh factor-faktor produksi milik warga negara sendiri yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri. Barang dan jasa yang dihasilkan oleh warna negara asing yang sedang berada di negara tersebut tidak dihitung.

GNP = GDP + Pendapatan Neto Terhadap Luar Negeri

GNP = GDP + Pendapatan Neto Terhadap Luar Negeri

Atau

  1. Produk Nasional Neto (PNN) atau Net National Product (NNP)

NNP adalah nilai semua barang dan jasa yang dihasilkan warga negara dalam waktu satu tahun setelah dikurangi penyusutan aatas barang-barang modal.

  1. Pendapatan Nasinal Neto (PNN) atau Net National Income (NNI)

PNN dalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik factor produksi.

Pajak tidak langsung misalnya pajak penjualan, pajak impor, bea elspor, dan cukai.

  1. Pendapatan Perseorangan atau Personal Income (PI)
PI = NNI – Pajak Perusahaan-Laba Ditahan-Jaminan Sosial+Transfer Payment

  1. Pendapatan Disposibel Disposable Income (DI)
DI = PI – Pajak Perorangan (Pajak Langsung)

 Produk Domestik Regional Bruto (PDRP)

  1. Pengertian PDRP

PDRP adalah jumlah nilai tambah atau jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah dalam satu tahun tertentu. PDRP merupakan salah satu indicator ekonomi makro yang digunakan untuk mengevaluasi hasil-hasil pembangunan disuatu daerah dalam lingkup kabupaten dan kota.

  1. Penghitungan Pendapatan Nasional
  2. Pendekatan Produksi

Dalam pendekatan produksi pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai sector productive dalam perekonomian.

Keterangan :

NI            = National Income

VA           = value added (nilai tambah)

n              = jumlah sector

  1. Pedekatan Pendapatan

Pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan semua pendapatandari masing-masing factor produksi pada periode tertentu.

Keterangan :

w             = wage (upah)

i               = interest (bunga)

r              = rent (sewa)

𝝅             = profit (laba)

  1. Pendekatan Pengeluaran

Pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan semua pengeluaran sector ekonomi yaitu rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri suatu negara pada periode tertentu.

Keterangan :

C              = comsumtion

I               = investment

G             = govertment expenditure

X              = expor

M            = impor

  1. Tujuan dan Manfaat Penghitungan Pendapatan Nasional
  2. Tujuan

Tujuan penghitungan pendapatan nasional adalah untuk mendapatkan taksiran yang actual mengenai nilai barang da jasa yang dihasilkan oleh suatu negara selama satu tahun.

  1. Manfaat
  2. Untuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara apakah agraris, industry dan lain-lain.
  3. Untuk mengetahui perkembangan perekonomian dari tahun ke tahun.
  4. Untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu masyarakat.
  5. Untuk membandingkan perekonomian antar negara.
  6. Sebagai pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan perekonomian masyarakat.
  1. Pendapatan Per Kapita
  1. Pengertian dan Manfaat Pendapatan Per Kapita

Pendapatan perkapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara. Rumus untuk menghitung pendapatan per kapita yaitu :

PI =
PI =

 atau

Manfaat pendapatan perkapita yaitu:

  1. Sebagai data untuk melihat tingkat perbandingan kesejahteraan suatu negara dari tahun ke tahun.
  2. Sebagai data perbandingan tingkat kesejahteraan antar negara.
  3. Sebagai data perbandingan tingkat standar hidup dengan negara lain.
  4. Sebagai data untuk mengambil kebijakan di bidang ekonomi.
  5. Ketimpangan Distribusi Pendapatan

Ada 2 indikator yang dapat digunakan untuk mengukur distribusi pendapatan suatu negara, yaitu:

  1. Koefisien Gini/Gini Ratio

Adalah analisis yang digunakan untuk mengukur distribusi pendapatan masyarakst suatu daerah/negara pada suatu periode. Koefisien gini dapat degambarkan dalam bentuk kurva Lorenz.

  1. Kriteria Bank Dunia
Distribusi PendapatanTingkat Ketimpangan
Kelompok 40 % penduduk termiskin < 12 % dari total pengeluaranTinggi
Kelompok 40 % penduduk termiskin < 12 % – 17 % dari total pengeluaranSedang
Kelompok 40 % penduduk termiskin > 17 % dari total pengeluaranRendah

SUMBER : RUMUSGURU.COM

Comments are closed.