Perwosi Kunjungi Panti Wreda Ciparay

Perwosi Kunjungi Panti Wreda Ciparay

Perwosi Kunjungi Panti Wreda Ciparay

Perwosi Kunjungi Panti Wreda Ciparay
Perwosi Kunjungi Panti Wreda Ciparay

CIPARAY-Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi)

Provinsi Jawa Barat Giselawati Mizwar bersama pengurus Perwosi Jawa Barat melakukan bakti sosial dan silaturahim di Balai Perlindungan Sosial Tresna Wreda (BPSTW) Ciparay atau disebut juga Rumah Nini Aki, Senin (16/2).

Dalam sambutannya, Giselawati menyebutkan, dalam kehidupan dan bermasyarakat sesuai dengan tuntutan agama dan nilai luhur budaya bangsa, orang tua terutama yang tergolong lanjut usia, ditempatkan pada posisi terhormat dan mereka dibahagiakan dalam kehidupan keluarga.

“Namun berbeda dengan kenyataannya saat ini pada era globalisasi

dan informasi yang telah menunjukan adanya pergeseran nilai-nilai tradisional,” lanjutnya.

Karena, ujar Giselawati, kini mulai memudar terimbas oleh pola hidup masa kini yang modern dan individualistik. Sikap dan perilaku masyarakat dalam menghormati para lanjut usia, khususnya di kalangan generasi muda menunjukkan gejala kekurangpedulian yang lambat laun akan mengakibatkan terjadinya keterlantaran para lanjut usia.

Akhirnya, Giselawati berharap kepada generasi muda sekarang ini untuk selalu menyayangi dan memperhatikan orang tua mereka serta memperlakukan dengan baik.

Pada kesempatan itu, Giselawati berkesempatan dengan melakukan peninjauan kamar

para wreda, ruangan khusus wreda yang sakit, ruang makan dan ruang kreasi untuk membuat kerajinan dan kesenian. Menurutnya, semua fasilitas yang ada di BPSTW sangat bersih dan memuaskan sehingga membuat para wreda nyaman.

Kepala Balai Perlindungan Sosial Tresna Wreda (BPSTW) Jawa Barat Barnas Adjidin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Giselawati beserta pengurus Perwosi di Rumah Nini Aki sebagai bentuk kasih sayang kepada orang tua yang diterlantarkan. Karena Balai ini menangani dua masalah yaitu lansia terlantar dan pemeliharaan Taman Makam Pahlawan. Terdapat 150 pasien panti Wreda yang terdiri dari 94 Nini dan 56 Aki.

 

Sumber :

https://about.me/aris.kurniawan