Peran Perawat Dalam Memberikan Kesehatan Gizi Seimbang

Peran Perawat Dalam Memberikan Kesehatan Gizi Seimbang

Peran Perawat Dalam Memberikan Kesehatan Gizi Seimbang

Peran Perawat Dalam Memberikan Kesehatan Gizi Seimbang

Peran Perawat Sebagai Pendidik

  1. Peran Edukator
  2. Pembelajaran yang merupakan dasar dari semua tahap kesehatan dan tingkat pencegahan.
  3. Perawat harus mampu mengajarkan tindakan peningkatan kesehatan,pencegahan penyakit,memberikan info yang tepat tentang kesehatan.
  4. Peran Pengamat Kesehatan

Mengkoordinir monitoring terhadap perubahan yang terjadi pada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat yang menyangkut masalah kesehatan melalui kunjungan rumah,pertemuan, observasi, dan pengumpulan data.

Peran Koordinator Pelayanan Kesehatan

Mengkoordinir seluruh kegiatan upaya pelayanan  kesehatan  masyarakat  dan puskesmas dalam mencapai tujuan  kesehatan  melalui kerjasama dengan tim kesehatan lain sehingga pelayanan  yang diberikan merupakan  kegiatan yang menyeluruh.

 

Peran Koordinator

Perawat melakukan koordinasi terhadap semua pelayanan kesehatan yang diterima oleh keluarga dan bekerja sama dengan keluarga dalam perencanaan pelayanan keperawatan sebagai penghubung dengan institusi pelayanan kesehatan lainnya,supervise terhadap asuhan keperawatan yang dilaksanakan anggota tim.

 

Peran Pembaru

Perawat dapat berperan sebagai inavator terhadap individu keluarga dan masyarakat dalam merubah perilaku dan pola hidup yang berkaitan  dengan peningkatan dan pemeliharaan kesehatan.

 

Peran Fasilitator

Perawat merupakan tempat bertanya bagi masyarakat untuk memecahkan masalah kesehatan,diharapkan perawat dapat memberikan solusi mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi.

 

 Riset Diet Rendah Garam

 Pengertian

Yang dimaksud dengan garam dalam diet garam rendah adalah garam natrium seperti yang terdapat didalam garam dapur (NaCl), soda kue (NaHCO₃), bakin, natrium benzoat, dan vetsin (mono natrium glutamat).

Asupan makanan sehari-hari biasanya cukup mengandung natrium yang dibutuhkan, sehingga tidak ada penetapan kebutuhan natrium sehari. WHO (1990) menganjurkan pembatasan konsumsi garam dapur hingga 6 gram sehari (ekivalen dengan 2400 mg natrium).

Asupan natrium yang berlebihan, terutama dalam bentuk natrium klorida, dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan tubuh, sehingga menyebabkan edema atau asites dan atau hipertensi. Penyakit-penyakit tertentu seperti sirosis hati, penyakit ginjal tertentu, dekompensasio kordis, toksemia pada kehamilan dan hipertensi esensial dapat menyebabkan gejala edema atau asites dan atau hipertensi. Dalam keadaan demikian asupan garam natrium perlu dibatasi.

 

Tujuan diet

Tujuan diet garam rendah adalah membantu menghilangkan retensi garam atau air dalam jaringan tubuh dan menurunkan tekanan darah pada hipertensi.

 

Syarat Diet

Syarat-syarat diet garam rendah adalah :

  1. Cukup energi, protein, mineral, dan vitamin.
  2. Bentuk makanan sesuai dengan keadaan penyakit.
  3. Jumlah natrium disesuaikan dengan berat tidaknya retensi garam atau air dan    atau hipertensi

 

Sumber : https://codetorank.com/indonesia-education-system/