Penentuan Besar Sampel (Sample Size)

Penentuan Besar Sampel (Sample Size)

Penentuan Besar Sampel (Sample Size)

Menetapkan besarnya sampel atau jumlah sampel pada suatu penelitian tergantung pada dua hal:

  1. Adanya sumber sumber yang dapat digunakan untuk menetukan batas maksimal dari besarnya sampel
  2. Kebutuhan dari rencan analisis yang menentukan batas minimal dari besarnya sampel

Apabila besar populasi itu lebih dari 10.000, maka ketepatan besarnya sampel kurang memperoleh perhatian, tetapi bila populasi kurang dari 10.000 ketepatan atau besarnya sampel perlu diperhitungkan.

  1. Jumlah sampel untuk estimasi proporsi

Sebelum menghitung jumlah sampel, terlebih dahulu perlu diketahui tiga hal:

1)   Perkirakan proporsi untuk sifat tertentu yang terjadi dalam populasi, apa bila tidak diketahui proporsi atau sifat tertentu tersebut, maka P (proporsi = 0.50 atau 50%)

2)   Presisi adalah derajat ketepatan yang diinginkan, berarti penyimpangan terhadap populasi, biasnya 0.05 (5%) atau 0.10 (10%)

3)   Derajat kepercayaan

n=  Z1-a/2   P (1-P)

                                    d2

Keterangan

                 n=  Besar sampel

           Z1-a/2=   Nilai Z pada derajat kemaknaan (biasanya 95%= 1.96)

P= Proporsi suatu kasus terhadap populasi, bila tidak tahu,   ditetapkan 50% (0.50).

d= derajat penyimpangan terhadap populasi yang diinginkan: 10% (0.10),5% (0.05), 1% (0.01).

  1. Jumlah sampel untuk estimasi rata rata

Untuk menghitung besar sampel peneliti perlu mengetahui:

1)   Perkiraan varian 9kuadrat dari standard deviasi)

2)   Presisi

3)   Derjat kepercayaan.

n= Z2 1– α/2*σ

           d

Keterangan :

n= jumlah sampel

σ= perkiraan varians

Z= nilai Z interval kepercayaan 1-x/2

d= presisi

Kesimpulan

Metode adalah cara kerja yang bersistem dan teratur untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan, sedangkan penelitian adalah pemeriksaan yang teliti; penyelidikan; kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum.

Pengelompokan jenis penelitian kesehatan itu bermacam-macam menurut aspek mana penelitian itu ditinjau. Berdasarkan metode yang digunakan, penelitian kesehatan dapat digolongkan menjadi dua kelompok besar, yakni :

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Comments are closed.