Pembagian Puji Syukur / Memuji

Pembagian Puji Syukur Memuji

Pembagian Puji Syukur / Memuji

Pembagian Puji Syukur Memuji
Pembagian Puji Syukur Memuji

pu·ji n yaitu (pernyataan) rasa pengakuan dan penghargaan yg tulus akan kebaikan (keunggulan) sesuatu. begitulah arti kata puji menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. dan hampir setiap hari kita memuji, entah itu memuji kepada Allah ataupun makhlukNya.

Sepertinya kita selalu mendengar atau mengucapkan kata Alhamdulillah yang artinya Segala Puji Bagi Allah, melihat kontektual “Segala”, berarti kata “puji” tidak hanya satu. nah dibawah ini marilah kita mengetahui pembagian “puji” menurut kitab klasiknya orang Islam atau masyarakat biasa menyebutnya dengan istilah Kitab Kuning, yang merujuk bahwa memang kitabnya menggunakan kertas berwarna kuning. tidak seperti lazimnya buku yang kebanyakan menggunakan kertas berwarna putih.

Puji atau memuji itu secara garis besarnya dibagi menjadi empat yaitu :

1. Kholik kepada Kholik

yaitu Allah memuji kepada Dzat atau Sifatnya sendiri. banyak kita jumpai dalam Kalamullah al-Quran seperti contoh : ” Innallaha ghofurun rohiimun ” yang artinya Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang dimana disitu Allah menyatakan dan memuji dzat atau sifatNya sendiri dengan ungkapan Maha Pengampun dan Maha Penyayang

2. Kholik kepada Makhluk

Yaitu Allah memuji makhluk-Nya seperti Allah memuji kepada nabi Muhamad saw dan lain sebagainya.

3. Makhluk kepada Kholik

Yaitu pujian kita sebagai mahkluk kepada Allah sang Pencipta, seperti dengan ungkapan Alhamdulilah, walaupun pada hakekatnya Allah tidak butuh untuk dipuji dan tidak berkurang kemulyaanNya tanpa pujian.

4. Makhluk kepada Makhluk

Yaitu pujian yang dilakukan makhluk kepada makhluk lainya seperti cantik benar si Fatimah itu, dalam pujian kita kepada Fatimah yang cantik itu, sebenarnya juga kita secara tidak langsung memuji juga Sang Penciptanya Fatimah. artinya pujian tersebut secara tidak langsung juga kita tujukan kepada Allah sang Kholik.

Setelah mengetahui arti dari kata PUJI maka hendaklah kita sebagai makhluk yang lemah memperbanyak pujjian kita kepada Allah, diwaktu senang maupun susah. Alhamdulillah Ala Kulli Haalin.

Wallahu A’lam Bishowab.

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/2018/09/kumpulan-bacaan-sholawat-nabi-muhammad-saw.html