Masalah-Masalah yang Ada Dalam Patologi Sosial

Masalah-Masalah yang Ada Dalam Patologi Sosial
Masalah-Masalah yang Ada Dalam Patologi Sosial

Masalah-Masalah yang Ada Dalam Patologi Sosial

Masalah-Masalah yang Ada Dalam Patologi Sosial

  1. Perjudian

Perjudian itu merupakan salah satu bentuk penyakit masyarakat, satu bentuk patologi sosial.  Sejarah perjudian sudah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu, sejak dikenalnya sejarah manusia.Perjudian adalah pertaruhan dengan sengaja; yaitu mempertaruhkan satu nilai atau sesuatu yang dianggap bernilai, dengan menyadari adanya risiko dan harapan tertentu pada peristiwa-peristiwa permainan, petandingan, perlombaan dan kejadian-kejadian  yang tidak/ belum pasti hasilnya. Berjudi  adalah tindakan spekulatif , bersikap untung-untungan terhadap kemenangan atau laba yang belum pasti. Memang,  sikap spekulatif  itu sedikit atau banyak pastilah ada pada setiap orang .  Buktinya, setiap orang pasti pernah mempertaruhkan sesuatu, misalnya dalam bentuk: energy, pikiran,  aktivitas, uang, harta, bahkan hidupnya, demi pencapaian satu tujuan hidup.  Namun semua perbuatan tadi masih ada dalam batas-batas kekangan kemauan dan hati nurani.

Berbedalah  semua itu dengan  perbuatan judi dengan taruhan, karena judi ini menggiring orang kepadang nafsu  buruk yang tidak terbatas. Karena itu, sekalipun pemerintah  sudah berkali-kali melarang dengan macam-macam undang- undang, sanksi dan hukuman,  bahkan buku-buku agama juga menurunkan ayat-ayat pelarangan berjudi, namun pada intinya perjudian  tidak bisa diberantas. Yaitu tidk bisa di punahkan, selama nafsu bermain dan berspekulasi masih bersarang  di hati manusia.

  1. Korupsi

Korupsi merupakan benalu sosial yang merusak sendi-sendi struktur pemerintahan, dan menjadi hambatan paling utama bagi pembangunan. korupsi  adalah tingkah laku individu yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeduk  keuntungan pribadi,  merugikan kepentingan umum dan negara. Jadi korupsi merupakan gejala: salaah pakai dan salah urus dari kekuasaan, demi keuntungan pribadi ; salah urus terhadap sumber-sumber kekayaan negara dengan menggunakan wewenang  dan kekuatan-kekuatan formal ( misalnya dengan alasan  hukum dan kekuatan senjata) untuk memperkaya diri sendiri.

  1. Kriminalitas

Kriminalitas atau kejahatan itu bukan merupakan peristiwa herediter (bawaan sejak lahir, warisan);  juga bukan merupakan warisan biologis. Tingkah laku kriminal itu bisa dilakukan oleh siapapun juga, baik wanita maupun pria; dapat berlangsung usia pada usia anak,  dewasa  ataupun lanjut umur. tindak kejahatan bisa dilakukan secara sadar; yaitu dipikirkan, direncanakan dan diarahkan pada satu makssud tertentu  secara sadar benar. Namun bisa juga dilakukan secara setengah sadar; misalnya didorong oleh implus-implus yang hebat,  didera oleh dorongan – dorongan paksaan yang sangat kuat (kompulsi-kompulsi), dan oleh obsesi-obsesi.

kejahatan bisa juga dilakukan secara tidak sadar sama sekali. misalnya, karena terpaksa untuk mempertahankan hidupnya, seseorang harus melawan dan terpaksa membalas menyerang , sehingga terjadi peristiwa pembunuhan. Crime atau kejahatan adalah tingkah laku yang melanggar hukum dan melanggar norma-norma sosial, sehingga masyarakat menentangnya. sedang kriminologi adalah ilmu pengetahuan tentang kejahatan. istilah kriminologi ini berasal dari antropolog perancis P. Topinard.

  1. Pelacuran

Pelacuran atau prostitusi merupakan salah satu bentuk penyakit masyarakat, yang harus dihentikan penyebarannya, tanpa mengabaikan usaha pencegahan atau perbaikannya. Pelacuran itu berasal dari bahasa latin pro-stituere atau pro- stauree, yang berarti membiarkan diri berbuat zinah, melakukan persundalan, pencabulan, pergendakan. Sedang prostitute adalah pelacur atau sundal. Dikenal pula dengan istilah WTS atau wanita tuna susila.

Tuna susila  atau tidak susila  itu diartikan sebagai ; kurang beradab karena keroyolan relasi seksualnya, dalam bentuk penyerahan diri pada banyak laki-laki untuk pemuasan seksual, dan mendapatkan imbalan jasa atau uang bagi pelayanannya. Tuna susila itu juga bisa diartikan sebagai ; salah tingkah, tidak susila  atau gagal menyesuaikan diri terhadap norma-norma susila. Maka pelacur itu adalah wanita yang tidak pantas kelakuannya, dan bisa mendatangkan  mala/celaka dan penyakit, baik kepada orang lain yang bergaul degan dirinya, maupun kepada diri sendiri.


Sumber: https://superforex.co.id/police-car-chase-apk/

Comments are closed.