Kesalahan Nge-Charge Smartphone yang Bisa Bikin Meledak

Kesalahan Nge-Charge Smartphone yang Bisa Bikin Meledak

Kesalahan Nge-Charge Smartphone yang Bisa Bikin Meledak

Kesalahan Nge-Charge Smartphone yang Bisa Bikin Meledak
Kesalahan Nge-Charge Smartphone yang Bisa Bikin Meledak

Smartphone saat ini sudah menjadi barang yang tidak boleh jauh

Dari genggaman pemiliknya, gadget yang satu ini tak hanya alat komunikasi, tapi telah berkembang untuk membantu mengerjakan berbagai hal, mulai dari cek e-mail, baca berita, akses sosial media hingga mengabadikan momen dengan memotret. Tapi sayang walau sangat dibutuhkan, umur baterai smartphone bisa menjadi masalah besar jika peringatan lobatsudah muncul.

Rata-rata smartphone saat ini memiliki waktu pakai 4-5 jam jika digunakan secara terus-menerus untuk aktivitas berat seperti bermain game atau membuka aplikasi tertentu. Bagi sebagian besar orang waktu segitu dinilai kurang untuk memaksimalkan manfaat dari smartphone mereka.

Baterai smartphone juga sering dikeluhkan pengguna karena cepat rusak walau baru beberapa bulan dibeli. Hal ini dikarenakan cara pengisian baterai yang cenderung salah. Kadang ada kasus dimana baterai smartphone bisa meledak karena salah dalam proses pengisian daya.

Biar Sahabat Shopee mengisi daya baterai smartphone dengan aman dan bebas dari risiko ledakan, bisa hindari beberapa kesalahan yang umumnya dilakukan orang saat mencharge baterai smartphone.

 

MEMBIARKAN BATERAI SAMPAI 0 PERSEN BARU DI CHARGER

 

Banyak pengguna Smartphone lebih memilih membiarkan baterai smartphone-nya habis baru setelah itu diisi. Padahal, pengguna perlu ingat smartphone mereka menggunakan baterai Li-ion yang beda dengan baterai HP jaman dulu, sehingga tak perlu menunggu hingga kosong untuk bisa diisi penuh kembali. Disarankan untuk isi jika peringatan lobat sudah berwarna merah.

 

MENGISI BATERAI SEMALAMAN

 

Mengisi baterai semalaman sangat berbahaya, karena perlu diketahui Berkat baterai lithium-ion modern dan fitur fast charging dari alat pengisi baterai, sebenarnya pengguna dapat mengisi baterai ponsel dalam waktu singkat. Karena Baterai jenis ini memiliki pengontrol yang berhenti mengisi daya saat baterai sudah penuh. Oleh karena itu, jangan mengisi baterai smartphone semalaman karena dapat mengurangi daya tahan dari smartphone dan sebabkan cepat rusak.

 

Mengisi daya hingga 100 persen

Tidak sedikit pemilik smartphone yang meyakini bahwa mengisi baterai hingga 100 persen merupakan hal yang harus dilakukan. Namun pemahaman ini ternyata keliru, lho! Para ahli justru menyarankan untuk membiarkan ponsel terisi hanya dalam rentang daya 30 sampai 80 persen. Hal ini dikarenakan pada daya baterai segitulah performa ponsel justru sedang optimal.

 

MENELPON SAAT MENGISI DAYA

 

Perlu diketahui bahwa menelpon ketika smartphone sedang di charge tidak baik bagi kesehatan karena paparan radiasi yang dihasilkan lebih tinggi. Selain itu, nge-charge sambil menelepon juga dapat menimbulkan panas pada komponen ponsel khususnya pada baterai. Jika dilakukan terus-menerus, panas ini juga dapat merusak komponen lainnya dalam ponsel. Bahkan yang lebih bahaya lagi, ada kasus di mana ponsel meledak saat di-charge sambil menelepon.

Itu dia 4 kesalahan yang perlu diperhatikan saat mengisi daya smartphone. Jika kamu ingin baterai smartphone tahan lama tentu harus diperhatikan penggunaan dan perawatannya ya Sobat.

Baca Juga :