Hari Ibu, UNPAD Bandung Gaungkan Ibu Sebagai Pilar Dalam Kehidupan

Hari Ibu, UNPAD Bandung Gaungkan Ibu Sebagai Pilar Dalam Kehidupan

Hari Ibu, UNPAD Bandung Gaungkan Ibu Sebagai Pilar Dalam Kehidupan

Hari Ibu, UNPAD Bandung Gaungkan Ibu Sebagai Pilar Dalam Kehidupan
Hari Ibu, UNPAD Bandung Gaungkan Ibu Sebagai Pilar Dalam Kehidupan

Universitas Padjajaran (Unpad) menggelar upacara dalam memperingati Hari Ibu yang ke 89

, di Halaman Kampus Unpad Jalan Dipati Ukur Bandung. Jumat (22/12).

Upacara ini juga diikuti oleh semua elemen universitas, baik dosen, staf dan mahasiswa. Dan merupakan upacara hari ibu yang pertama kali diselenggarakan oleh Unpad ini.

Rektor Unpad Bandung Tri Hanggono Achmad mengatakan, kegiatan upacara ini dilakukan dalam mengapresiasi perempuan khususnya Ibu. Mengingat ibu merupakan pilar dalam kehidupan keluarga, bangsa dan negara.

“Momentum hari ini menjadi refleksi dari peran seorang ibu karena merupakan sosok yang luar biasa

. Karena dengan peran ibu maka akan memberikan kebaikan bagi bangsa dan negara, terlebih pada kekokohan keluarga,” ungkap Tri Hanggono kepada wartawan RMOLJabar.

Menurutnya, jaman globalisasi yang sedang berlangsung saat ini banyak kekhawatiran yang melanda, seperti banjirnya jasa dari luar negeri dan lain sebagainya. Namun sebenarnya dengan penguatan peran ibu dapat memberikan perkembangan masyarakat dan keluarga dalam berbagai aspek.

Selain itu, pihaknya juga memberikan komitmen dalam mendorong dan memberdayakan perempuan di Unpad Bandung,

yakni untuk dalam jajaran kepemimpinan baik dekan maupun wakil rektor tidak membedakan antara perempuan dan laki-laki. Dengan demikian, maka tanpa melihat gender, semua pihak memiliki peluang yang sama untuk maju.

“Dari 16 dekan yang ada di Unpad, 6 diantaranya merupakan perempuan seperti di fakultas kedokteran, hukum, dan lain sebagainya. Untuk bidang akademis peluang perempuan lebih banyak, termasuk jumlah mahasiswa yang meningkat dari tahun ke tahun,”ujarnya.

Senada, Wakil Rektor Unpad Bidang Riset, Kerjasama & Pengabdian Masyarakat, Keri Lestari Dandan mengatakan bahwa dalam Peringatan Hari Ibu ini secara nasional mengambil tema “Pemberdayaan Perempuan Berjaya Indonesia”. Yang memiliki arti masyarakat dan keluarga akan menjadikan Indonesia kuat, karena adanya peran perempuan.

Dikatakannya, bahwa penyetaraan gender antara perempuan dan laki-laki harus harmonis, sehingga potensi sama besar termasuk dalam akses pendidikan.

“Kita memberikan kesempatan yang sama tanpa memandang gender, sehingga peluangnya sama rata. Tantangan sekarang adalah bagaimana pentingnya kekokohan keluarga oleh peran ibu yang besar di Indonesia,” pungkasnya

 

Baca Juga :