Diskusi Forum Ekonomi Jabar Ungkap Masalah Daging Sapi

Diskusi Forum Ekonomi Jabar Ungkap Masalah Daging Sapi

Diskusi Forum Ekonomi Jabar Ungkap Masalah Daging Sapi

Diskusi Forum Ekonomi Jabar Ungkap Masalah Daging Sapi
Diskusi Forum Ekonomi Jabar Ungkap Masalah Daging Sapi

BANDUNG-Forum Ekonomi Jabar menggelar konpres di Rumah Makan Sindang Reret,

Jalan Surapati Kota Bandung (25/1). Salah satu materi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah kondisi daging sapi.

Dosen Fapet Unpad sebagai nara sumber dalam pertemuan tersebut mengungkapkan ketersediaan daging sapi dan dampaknya. Harga daging sapi cenderung tidak meningkat, hal ini disebabkan intervensi besar-besaran masuknya daging impor ke pasar tradisional.

Daging sapi impor yang masuk ke pasar pada umumnya tidak berkelas seperu CL-65, Viriety meat

, jantung dan hati dengan kisaran Rp.30.000,- sampai Rp. 50.000,-. Jika kondisi ini dibiarkan harga daging sapi akan turun tajam.

Turunnya harga daging sapi yang sangat signifikan akan memberikandampak buruk terhadap berbagau infrastruktur yang tengah dibangun pemerintah antara lain terhentinya pengembangan sistem bisnis daging sapi Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Sebagai solusinya, perlu ada penguatan sistem perbibitan pola klaster. Oleh karenanya.

Konsep Kampung Bibit Sapi harus segera diwujudkan. Untuk merealisasikan konsep tersebut, pengamanan bibit dasar yang meliputi ternak-ternak jantan dan betina unggul sebesar 5 persen dari total populasi ternak sapi harus segera direalisasikan.

Konsep tersebut, ujar Rochadi harus didukung oleh penegakkan aturan yaitu UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Pemotongan Sapi Betina Produktif dan pembiayaan melalui dana CSR atau kredit program di lembaga perbankan.(Nur)

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18986/klasifikasi-tumbuhan-paku