Teori Organisasi

Teori Organisasi
Teori Organisasi

Teori Organisasi Organisasi juga mempunyai beberapa teori, diantaranya adalah sebagai berikut:   Teori organisasi klasik Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang

Pengertian Anggaran Biaya Produksi

Pengertian Anggaran Biaya Produksi
Pengertian Anggaran Biaya Produksi

Pengertian Anggaran Biaya Produksi Anggaran merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi setiap perusahaan, baik perusahaan yang bertujuan mencari laba maupun bertujuan non laba termasuk perusahaan jasa, perusahaan dagang dan perusahaan industri. Sebelum perusahaan beroperasi, perlu adanya rencana berupa anggaran, sehingga jelas misi dan target yang akan dicapai pada periode berikutnya. Bagi pimpinan perusahaan, anggaran merupakan sarana

Komunikator politik Menurut Nimmo

Komunikator politik Menurut Nimmo
Komunikator politik Menurut Nimmo

Komunikator politik Menurut Nimmo Menurut Nimmo salah satu ciri komunikasi ialah bahwa orang jarang dapat menghindari dan keturutsertaan. Hanya dihadiri dan diperhitungkan oleh seorang lain pun memiliki nilai pesan. Dalam arti yang paling umum kita semua adalah komunikator, begitu pula siapa pun yang dalam setting politik adalah komunikator politik (2000:28). Meskipun mengakui bahwa setiap orang

Demokrasi parlementer

Demokrasi parlementer
Demokrasi parlementer

Demokrasi parlementer Periode kedua pemerintahan negara Indonesia adalah tahun 1950 sampai 1959, dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) sebagai landasan konstitusionalnya. Periode pemerintahan dalam masa ini disebut sebagai pemerintahan parlementer, karena pada masa ini merupakan kejayaan parlemen dalam sejarah politik Indonesia sebelum masa repormasi. Periode itu dapat disebut juga sebagai “Representative/Participatory Democracy”. Masa Demokrasi Parlementer

Persaratan eksperimen

Persaratan eksperimen
Persyaratan eksperimen

Persaratan eksperimen Persaratan suatu eksperimen adalah kesahihan eksperimen, yaitu kesahihan eksternal dan kesahihan internal. Persaratan yang di utamakan adalah kesahihan internal (internal validinya) dan memperhitungkanf aktor-faktor yang mengancam keshihan sesuatu eksperimen dan monitoring pelaksanaaya. Maksudnya seberapa jauh suatu hasil eksperimen dapat di generalisasikan kepopulasi lain. Walaupun kesahihan eksternal cukup penting untuk di perhitungkan dalam suatu eksperimen,